Preman Banjar Raya ‘Ngamuk’, Sempat Ancam Polisi, Namun Berhasil Dilumpuhkan

Ahmad Samidri (AS) dikenal sebagai preman di kawasan Pelelangan Ikan Banjar Raya itu sedang asyik duduk di salah satu warung
Ahmad Samidri (AS) dikenal sebagai preman di kawasan Pelelangan Ikan Banjar Raya itu sedang asyik duduk di salah satu warung

Seorang preman di Pelelangan Ikan Banjar Raya Banjarmasin ngamuk, mencari musuhnya untuk duel, bahkan sempat mengancam polisi. Akibat ulahnya itu, preman ini dilumpuhkan petugas kepolisian Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin.

Korankalimantan.comInformasi yang beredar di lokasi penangkapan, Jumat (28/10/2022), pelaku Ahmad Samidri (AS) dikenal sebagai preman di kawasan Pelelangan Ikan Banjar Raya itu sedang asyik duduk di salah satu warung.

“Melihat beberapa petugas Kepolisian KPL datang ingin meringkusnya, orang itu (AS) seketika melawan dan mengancam ingin membacok polisi,” terang warga di TKP yang tak ingin disebut namanya ini.

Akhirnya dengan penuh kehati-hatian karena di tangan pelaku terdapat tiga senjata tajam, belati, parang dan mandau, petugas KPL berusaha melumpuhkan pelaku yang bekerja sebagai jaga keamanan di TPI Banjar Raya itu.

“Sempat terjadi pergumulan, namun petugas KPL berhasil melumpuhkan sekaligus mengamankan 2 senjata tajam di tangannya dan 1 berupa belati di pinggangnya,” tutur warga lainnya yang juga menyaksikan kejadian pada Jumat dini hari sekitar pukul 04.00 Wita itu.

“Kayaknya orangnya (AS) setengah mabuk habis minum gaduk, dengar-dengar memang ia merasa seperti jagoan di sini, juga punya ilmu kebal,” tutur warga.

Kejadian ini bermula, saat pelaku berteriak-teriak mencari seseorang sebagai seterunya ingin mengajak duel.

Anak seteru pelaku bernama Muhammad Mugeni (MM) kala itu langsung mencegat AS dan berniat ingin melerai.

Namun oleh pelaku, korban justru nyaris mencari sasaran amukannya.

Niat baik MM disambut sabetan pisau jenis belati. Terang saja korban dengan reflek menangkis serangan pelaku, akhirnya mengenai tangan korban.

“Lalu korban jatuh ke tanah, kemudian ditendang oleh pelaku hingga telak mengenai kepala korban yang menimbulkan luka robek di bagian kepala sebelah kanan,” terang salah satu teman korban, Selamat Riadi.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku, akhirnya MM melaporkan AS ke Polsek KPL Polresta Banjarmasin.

Ketika petugas KPL ingin mengamankan itu lah, AS melakukan perlawanan, namun berhasil dilumpuhkan.

Pelaku beserta barang bukti berupa senjata tajam saat ini diamankan di kantor Kepolisian KPL Banjarmasin.

Tindak pidana penganiayaan ini dalam proses penyelidikan Satreskrim KPL Banjarmasin. (yon/may)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *