KKP Kalsel Minta Jatah 3.000 Vaksin Meningitis

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banjarmasin, Bambang Priyanto saat wawancara Rabu (5/10/2022). (foto dok: koranbanjar.net)
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banjarmasin, Bambang Priyanto saat wawancara Rabu (5/10/2022). (foto dok: koranbanjar.net)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim diperkirakan 250 ribu pasokan vaksin meningitis baru tiba di Indonesia. Untuk itu, KKP Banjarmasin meminta jatah 3.000 vaksin.

Korankalimantan.comMenurut Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banjarmasin, Bambang Priyanto, pihaknya meminta jatah 3.000 stok vaksin meningitis untuk Kalimantan Selatan.

“Mudah-mudahan minggu pertama atau minggu depan bulan Oktober ini sudah bisa terbagi ke kantor kesehatan pelabuhan Banjarmasin,”  ucapnya kepada koranbanjar.net, Rabu (5/10/2022) di Kantor KKP di Jalan Belitung Darat Banjarmasin.

Untuk saat ini lanjut Bambang, pihaknya masih menunggu droping dari pusat, di samping kata Bambang data sudah disiapkan.

Sejauh ini sambungnya, sudah tidak ada lagi masyarakat menanyakan stok vaksin meningitis ke KKP Banjarmasin.

Karena menurutnya, masyarakat sudah mengetahui bahwa saat ini hampir seluruh daerah khususnya di KKP Banjarmasin, vaksin meningitis masih kosong.

Sementara stok sebelumnya yang diambil dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, adalah sisa dari pelaksanaan haji tahun 2022 ini.

“Untuk saat sementara pendaftaran secara online kita tutup, nanti kalau vaksinnya ada kita buka lagi,” katanya.

Bambang berulang kali mengingatkan agar masyarakat mengetahui proses kerja vaksin meningitis, yakni setelah disuntik harus menunggu 14 hari baru bisa berangkat umrah.

“Ini harus diperhatikan, agar tidak ada kendala saat mau berangkat umrah, semua itu sudah harus disiapkan jauh hari sebelumnya,” pungkasnya.

Dikutip dari Republika, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan vaksin meningitis yang sudah datang masih dalam pengurusan beberapa dokumen dari pabrik dan masih belum diterima BPOM.

Dia menyebut jumlah vaksin yang datang ini sekitar 250ribu. Nantinya, distribusi akan dilakukan berdasarkan jadwal keberangkatan dan jumlah jamaah umrah yang ada.

Lebih lanjut, Siti Nadia menyebut kemungkinan vaksin meningitis berikutnya akan kembali tiba di Indonesia pada bulan November.

Namun Ia tidak menyebut tanggal pasti kedatangan pasokan vaksin berikutnya tersebut. (yon/may)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *